Kamera
web atau kamera
ramatraya (bahasa Inggris: webcam, singkatan dari web dan camera)
adalah sebutan bagi kamera waktu-nyata
(bermakna keadaan pada saat ini juga) yang gambarnya bisa dilihat melalui Waring
Wera Wanua, programpengolahpesan cepat, atau
aplikasi pemanggilan video. Istilah kamera ramatraya merujuk pada teknologi
secara umumnya, sehingga kata ramatraya kadang-kadang
diganti dengan kata lain yang memerikan pemandangan yang ditampilkan di kamera,
misalnya StreetCam yang memperlihatkan pemandangan jalan. Ada juga Metrocam
yang memperlihatkan pemandangan panorama kota dan perdesaan, TraffiCam yang
digunakan untuk memantau keadaan jalan raya, cuaca dengan Weather Cam, bahkan
keadaan gunung berapi dengan VolcanoCam. Kamera ramatraya adalah sebuah kamera video bergana
(digital)
kecil yang dihubungkan ke komputer melalui
(biasanya) colokan USB atau
pun colokan COM.
Slim1320 (True 1.3 Mega Pixels High
Performance Web Cam), Slim 2020AF (Mega Pixel Web Camera Auto Focus), Eye 312
(Simplify Instant Video and Chat), Eye 110 (Instant Video Messenger WebCam)
serta i-Look 1321 (Advance 1.3 Mega Pixel Camera), dan lain-lain. Sekarang
hampir semua kamera digital dan HP bisa dijadikan sebagai kamera web (webcam).
Cara Kerja WebCamara
Sebuah web camera yang sederhana terdiri
dari sebuah lensa standar, dipasang di sebuah papan sirkuit untuk menangkap sinyal gambar;
casing (cover), termasuk casing depan dan casing samping untuk menutupi lensa
standar dan memiliki sebuah lubang lensa di casing depan yang berguna untuk
memasukkan gambar; kabel support, yang dibuat dari bahan yang fleksibel, salah satu ujungnya dihubungkan
dengan papan sirkuit dan ujung satu lagi memiliki connector, kabel ini
dikontrol untuk menyesuaikan ketinggian, arah dan sudut pandang web camera.
Sebuah web camera biasanya dilengkapi dengan software, software ini mengambil gambar-gambar dari kamera
digital secara terus menerus ataupun dalam interval waktu tertentu dan
menyiarkannya melalui koneksi internet. Ada beberapa metode penyiaran, metode yang paling
umum adalah hardware mengubah gambar ke dalam bentuk file JPG dan menguploadnya ke web server menggunakan File Transfer Protocol (FTP).
Frame rate mengindikasikan jumlah gambar sebuah software dapat ambil dan transfer
dalam satu detik. Untuk streaming video, dibutuhkan minimal 15 frame per second
(fps) atau idealnya 30 fps. Untuk mendapatkan frame rate yang tinggi,
dibutuhkan koneksi internet yang tinggi kecepatannya. Sebuah web camera tidak
harus selalu terhubung dengan komputer, ada web camera yang memiliki software
webcam dan web server bulit-in, sehingga yang
diperlukan hanyalah koneksi internet. Web camera seperti ini dinamakan “network
camera”. Kita juga bisa menghindari penggunaan kabel dengan menggunakan
hubungan radio, koneksi Ethernet ataupun WiFi.
Sejarah Perkembangan Webcam
Pada awalnya, bentuk web camera terbatas
pada bentuk-bentuk standar yang hanya terdiri dari lensa dan papan sirkuit
serta casing yang biasa. Namun seiring dengan perkembangan teknologi, bentuk
web camera pun sudah makin bervariasi dengan fitur-fitur yang makin canggih.
Salah satu bentuk web camera yang unik adalah bentuk boneka yang lucu, web
camera ini dapat disalahartikan hanya sebagai boneka dan bukan webcam. Sebuah
penemuan oleh Microsoft pada tahun 2004 menggambarkan kemajuan perkembangan
teknologi web camera. i2i adalah sebuah sistem dua-kamera yang dengan sangat
hati-hati mengikuti pergerakan individu. Kamera ini menggunakan perhitungan
algoritma yang secara spesial dikembangkan untuk memfusikan apa yang setiap
kamera lihat untuk membuat gambar ‘cyclopean’ stereo yang akurat. Kamera ini juga dapat menampilkan emoticon 3D yang melayang.
Sistem i2i dapat juga menghasilkan gambar background yang realistis sehingga
pengguna dapat berpura-pura berada di tempat lain. Kemampuan sistem i2i ini,
diantaranya yaitu kemampuan tracking (disebut smart framing) dan juga kemampuan smart focusing, dapat menambah pengalaman
berkonferensi bagi pengguna.
Teknologi web camera pada awalnya mendapat
dukungan komersial dari industri pornografi. Industri ini membutuhkan
gambar-gambar ‘live’ dan meminta pembuatan software yang mampu melakukannya
tanpa web browser plugins. Hal ini melahirkan teknologi live
streaming webcam yang masih tetap ada hingga sekarang. Sekarang ini web camera
yang ada di pasaran pada umumnya terbagi ke dalam dua tipe: web camera permanen
(fixed) dan revolving web camera. Pada web camera permanen terdapat pengapit
untuk mengapit lensa standar di posisi yang diinginkan untuk menangkap gambar
pengguna. Sedangkan pada revolving web camera terdapat landasan dan lensa
standar dipasang di landasan tersebut sehingga dapat disesuaikan ke sudut pandang
yang terbaik untuk menangkap gambar pengguna. Penggunaan web camera mencakup
video conferencing, internet dating, video messaging, home monitoring, images
sharing, video interview, video phone-call, dan banyak hal lain. Kamera untuk
video conference biasanya berbentuk kamera kecil yang terhubung langsung dengan
komputer. Kamera analog juga kadang-kadang digunakan, kamera ini terhubung dengan video capture
card dan tersambung dengan internet (baik langsung maupun tidak langsung). Saat
ini kamera untuk video conference sudah makin maju, sudah ada web camera yang
di dalamnya terdapat microphone maupun noise cancellation untuk memfokuskan audio ke speaker yang terletak di depan kamera sehingga noise yang ada tidak mengganggu jalannya
konferensi.
Fitur dan Setting Webcam
1. Motion sensing – web camera akan mengambil gambar ketika kamera mendeteksi gerakan.
2. Image archiving – pengguna dapat membuat sebuah archive yang menyimpan semua gambar dari
web camera atau hanya gambar-gambar tertentu saat interval pre-set.
3. Video messaging – beberapa program messaging mendukung fitur ini.
4. Advanced connections – menyambungkan perangkat home theater ke web camera dengan kabel maupun nirkabel.
5. Automotion – kamera robotik yang memungkinkan pengambilan gambar secara pan atau tilt
dan setting program pengambilan frame berdasarkan posisi kamera.
6. Streaming media – aplikasi profesional, setup web camera dapat menggunakan kompresi MPEG4
untuk mendapatkan streaming audio dan video yang sesungguhnya.
7. Custom coding – mengimport kode komputer pengguna untuk memberitahu web camera apa yang
harus dilakukan (misalnya automatically refresh).
8. AutoCam – memungkinkan pengguna membuat web page untuk web cameranya secara gratis
di server perusahaan pembuat web camera.
Permasalahan
Ada beberapa permasalahan yang dihadapi
web camera. Secara fisik, kamera-kamera yang beredar di pasaran memiliki
kesulitan untuk memenuhi kebutuhan personal pengguna karena desainnya yang
cukup bergaya namun hanya memiliki sedikit variasi. Lalu, sudut pandang web
camera disesuaikan tidak langsung dalam cara yang tidak nyaman. Dan juga
pengguna banyak menemui kesulitan ketika menyesuaikan posisi web camera untuk
menangkap gambar. Permasalahan lainnya adalah sebuah program yang dinamakan
‘Trojan Horse’, program ini memungkinkanhacker untuk mengaktifkan web camera tanpa sepengetahuan pengguna kamera. Sehingga hacker dapat mengambil gambar live video dari sang pengguna kamera. Untuk
menanggulanginya, kamera-kamera dilengkapi penutup lensa ataupun lampu LED yang akan menyala jika kamera dalam
keadaan aktif.
Dengan semakin banyaknya penggunaan web
camera di seluruh dunia, web site aggregator pun muncul. Web site ini memungkinkan pengguna untuk menemukan live video stream berdasarkan lokasi ataupun kriteria lainnya. Camera dapat menimbulkan
permasalahan sosial. Kemudahan akses terhadap live video stream memungkinkan maraknya pornografi ilegal ataupun pornografi anak. Pedofil
dapat dengan mudahnya berhubungan dengan korbannya tanpa sepengetahuan orangtua
korban. Internet memungkinkan terjadinya transaksi seksual dengan kontrol yang
hampir tidak ada. Menurut penelitian yang dilakukan di Amerika yang ditayangkan
di Oprah Winfrey Show,impian terbesar para pedofil adalah agar mereka dapat
hadir di tengah anak-anak, dan teknologi web camera mewujudkan mimpi tersebut.
Karena web camera tidak hanya memungkinkan orang saling bertemu namun juga memungkinkan
orang memperlihatkan bagian-bagian tubuh mereka. Anak-anak yang memiliki
tingkat pengetahuan tinggi akan sangat rentan terhadap hal ini.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Kamera_web
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Kamera_web
0 komentar:
Posting Komentar